TRIBUN-VIDEO.COM - Tim Mikrobiologi Uji Klinis Vaksin Universitas Padjadjaran dr Sunaryati Sudigdoadi mengatakan bahwa pengujian vaksin Sinovac baru akan rampung pada akhir Mei 2021. Laporan mengenai efikasi, keamanan, Imunogenisitas vaksin Sinovac baru bisa dilaporkan enam bulan pasca uji penyuntingkan ke dua. Dilansir Tribunnews.com, Tim Mikrobiologi Uji Klinis Vaksin Universitas Padjadjaran dr Sunaryati Sudigdoadi melaporkan tekait uji vaksin. Tim penguji menginformasikan merekrut 1620 relawan untuk melakukan uji vaksi. Uji tersebut dilakukan untuk mengetahui efikasi, keamanan, dan Imunogenisitas. "Kita mulai uji klinis itu di bulan Agustus ya, lalu sebetulnya kita merekrut 1620 relawan yang memang berdasarkan schedule secara total akan berkahir sebetulnya untuk melihat efikasi, keamanan, dan Imunogenisitas itu finalnya di akhir Mei," kata dia dalam diskusi Trijaya FM, Sabtu, (12/12/2020). Namun menurutnya meskipun rampung akhir Mei, Tim Uji Vaksin bisa melaporkan hasil evaluasi uji penyuntikan tersebut pada akhir Januari 2021. Karena dari 1620 relawan, 540 diantaranya telah telah melewati enam bulan pasca penyuntikan ke dua. Hasil laporan pada akhir Januari tersebut, dapat menjadi bekal bagi BPOM untuk mengeluarkan izin edar atau penggunaan darurat atau Emergency used Authorization (EuA), sebelum kemudian vaksin diproduksi dan disuntikan kepada masyarakat. Sambil menunggu kebutuhan vaksin cukup, masyarakat diharapkan tetap patuh dan displin menjalankan protokol kesehatan 3M yakni menggunakan masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak saja, atau 3 T yakni tracing, testing, dan treatmen saja.(Tribun-Video.com/Tribunnews.com) Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Hasil Uji Klinik Vaksin Sinovac Bisa Keluar Akhir Januari, https://www.tribunnews.com/corona/202.... Penulis: Taufik Ismail Editor: Hendra Gunawan