PBB Kutuk Serangan Drone Terbesar Rusia! Ukraina Kembali Porak-poranda!

PBB Kutuk Serangan Drone Terbesar Rusia! Ukraina Kembali Porak-poranda!

Pada 5 Juli 2025, dunia dikejutkan oleh serangan terbesar Rusia ke Ukraina sejak perang meletus tiga tahun lalu. Puluhan rudal dan drone menyerbu langit Ukraina, terutama ibu kota Kyiv, membuat warga sipil kembali berlarian ke tempat perlindungan. Serangan ini bukan hanya memperparah penderitaan rakyat Ukraina—tapi juga memicu reaksi keras dari dunia internasional. Sekretaris Jenderal PBB, Antonio Guterres, mengecam keras serangan ini dan menyerukan gencatan senjata segera dan tanpa syarat. Apa sebenarnya yang terjadi? Apa dampak serangan ini terhadap masa depan perang Rusia-Ukraina? Dan bagaimana komunitas internasional harus bersikap? Jumat dini hari, 4 Juli 2025 sirene peringatan udara membelah malam Kyiv. Drone-drone Rusia berdengung di udara, diikuti oleh ledakan-ledakan dari rudal yang mendarat di berbagai kota. Menurut laporan media dan pengakuan warga, ledakan terdengar sepanjang malam di berbagai wilayah Ukraina, termasuk Lviv, Odesa, dan Dnipro. Ini adalah salah satu serangan terkoordinasi terbesar Rusia dalam tiga tahun perang. Dalam pernyataan resminya yang dikutip AFP, Antonio Guterres mengecam keras serangan Rusia. “Sekretaris Jenderal mengutuk keras serangkaian serangan pesawat nirawak dan rudal skala besar terbaru oleh Federasi Rusia.” Pernyataan itu dirilis oleh juru bicara PBB, Stephane Dujarric, yang menambahkan: “Serangan terhadap warga sipil dan infrastruktur sipil dilarang menurut hukum internasional dan harus segera dihentikan.” Guterres juga menyatakan kekhawatirannya atas meningkatnya jumlah korban sipil akibat eskalasi yang semakin berbahaya ini. Wartawan AFP di Kyiv melaporkan suasana yang sangat mencekam saat drone Rusia berdengung di atas ibu kota. Sistem pertahanan udara Ukraina bekerja keras menembak jatuh puluhan drone dan rudal yang masuk. Namun, tak semua berhasil dicegat. Beberapa fasilitas sipil rusak, dan warga sipil terluka. Banyak warga memilih berlindung di stasiun bawah tanah, mengulang kembali kenangan kelam saat invasi Rusia dimulai pada Februari 2022. Ironisnya, serangan besar-besaran Rusia ini terjadi hanya beberapa minggu setelah Ukraina melancarkan operasi besar bernama “Spider’s Web”. Dalam serangan itu, Ukraina menggunakan ratusan drone untuk menyerang empat pangkalan udara Rusia. Hasilnya: 41 pesawat militer Rusia rusak dan Termasuk jet-jet bomber strategis Serangan Ukraina ini dianggap sebagai balasan atas serangan rudal Rusia sebelumnya ke fasilitas energi dan pemukiman di Ukraina Timur. PBB menyebut serangan Rusia sebagai pelanggaran terhadap hukum kemanusiaan internasional. Menurut Konvensi Jenewa dan hukum perang: Serangan terhadap warga sipil dan fasilitas sipil tanpa tujuan militer langsung adalah ilegal, Apalagi jika dilakukan secara sistematis dan disengaja Guterres menyerukan “gencatan senjata penuh, segera, dan tanpa syarat.” Tapi apakah seruan itu akan diindahkan? Banyak analis militer meyakini serangan ini bukan hanya soal militer, tapi juga pesan politik. Ada beberapa kemungkinan motif: 1. Membalas operasi “Spider’s Web” Ukraina. 2. Menekan psikologis warga sipil Ukraina. 3. Menunjukkan kekuatan militer Rusia di tengah tekanan internasional. Namun, para pengamat juga melihat bahwa frekuensi dan intensitas serangan Rusia meningkat seiring laporan AS menunda sebagian bantuan militer ke Ukraina. Jika serangan terhadap warga sipil ini terus dibiarkan, dampaknya bisa jauh lebih besar dari sekadar perang dua negara. Jangan Lupa Like, Komen dan Subscribe Ikuti Akun Sosial Media Kami Lainnya di Bawah Ini ya ! ̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶ Jangan Lupa Follow Sosial Media Kami Dan Dapatkan informasi TERAKTUAL dan TERPERCAYA ! Website Pojoknegeri https://pojoknegeri.com/ Youtube @Pojok Negeri Media Instagram @pojoknegeri.media   / pojoknegeri.  . TikTok @pojoknegeri.media   / pojoknegeri.m.  . Facebook Pojok Negeri   / pojoknegerim.  . -̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶-̶ @airlanggahartartoofficial @SekretariatPresiden @Jokowi @GibranTV @golkar.2024 @GerindraTV @LBPandjaitan @SandiunoTV @AgusYudhoyono @MahfudMD @GanjarPranowoOfficial @PDIPerjuangan @RockyGerungOfficial2023 @FahriHamzahOfficial @ompungpanda @budiarieofficial8236 @erick.thohir @willyaditya137 @SBYudhoyono @ahmaddolikurniatandjung4788 @JusufHamka_BabahAlun @cakiminow @PanggilBTP @FadliZonOfficial @RidwanKamilOfficial @GatotNurmantyoofficial @yennywahidofficial4690 _________________________________________________________________________ Tag : #rusia #ukraina #pbb #perang #pojoknegerimedia